Skip to main content

Teknologi Kesehatan Sistem Reproduksi Pada Manusia

Pada zaman sekarang ini, teknologi di bidang apapun sudah sangat canggih bahkan juga dalam teknologi kesehatan. Hal ini karena banyak sekali munculnya penemuan baru teknologi di bidang kesehatan.

Sistem reproduksi

Salah satunya adalah teknologi kesehatan sistem reproduksi pada manusia. Teknologi tersebut sudah banyak bermunculan bahkan sudah banyak yang dikembangkan.

Sebelum membahas mengenai teknologi kesehatan sistem reproduksi, alangkah baiknya kita mengetahui pengertian teknologi dan sistem reproduksi agar lebih enak saat membacanya.

Sistem reproduksi

Pengertian teknologi adalah berbagai macam sarana atau keperluan dengan berbagai bentuk dan fungsi untuk menyediakan kenyamanan dan kepuasan siapapun. Jadi teknologi kesehatan adalah berbagai penerapan dan pengetahuan yang terorganisasi dalam bentuk sistem, vaksin, obat - obatan dan teknologi lainnya yang ditujukan dalam bidang kesehatan.

Sedangkan sistem reproduksi adalah sistem organ seks yang digunakan untuk reproduksi seksual bagi manusia atau untuk berkembang biak bagi hewan. Jadi teknologi kesehatan sistem reproduksi pada manusia adalah intinya alat atau sistem yang digunakan untuk mengobati penyakit sistem reproduksi dan juga digunakan untuk reproduksi seksual bahkan bisa juga digunakan perkembang biakan hewan.

Teknologi

Mari kita membahas tentang teknologi kesehatan sistem reproduksi pada manusia tetapi yang digunakan untuk  memperbanyak keturunan :

1. Intracytoplasmic Sperm Inejection

Intracytoplasmoc Sperm Injection merupakan salah satu teknologi kesehatan sistem reproduksi yang efektif digunakan laki - laki yang kurang subur.

Kesehatan

Teknologi ini mempunyai metode dan prosedur yang sudah canggih. Dengan menyuntikkan sel sperma ke sel telur secara langsung.

2. Inseminasi Buatan

Teknologi ini biasanya digunakan pada perempuan yang suaminya menghasilkan sperma sedikit. Teknologi ini dilakukan dengan cara memasukkan sperma ke dalam vagina oleh ahli kesehatan.

Teknologi kesehatan

Inseminasi buatan juga dapat divariasi dengan obat - obatan untuk merangsang ovari. Setelah itu, sperma donor diletakkan di uterus dekat vagina.

3. Bayi tabung

Bayi tabung adalah salah satu teknologi terapan dimana pembuahan terjadi di luar yaitu di cawan laboratorium. Teknologi ini biasanya dilakukan oleh perempuan (istri) yang sel telurnya tidak dapat turun ke oviduk. Hal itu bisa saja disebabkan karena kelainan atau bawaan sehingga saluran tersebut tersumbat.

Sistem reproduksi

Teknologi ini dengan cara sel telur yang belum matang diambil dari ovarium dengan suatu alat kemudian dimatangkan dalam cawan dengan obat penyubur. Lalu, sel telur yang sudah matang direaksikan dengan sperma setelah 2-4 hari, embrio siap diimpantasi ke rahim.

Lalu sekarang kita membahas teknologi kesehatan untuk mengobati penyakit pada sistem reproduksi. Berikut adalah teknologi kesehatan sistem reproduksi :

1. Kanker Vagina

Penyakit ini dapat diobati dengan LASER yaitu Light Amplifucation by Stimulated Emission of Radiation. Hal ini disebabkan karena laser bisa digunakan untuk memotong kulit dan jaringan.

Sistem reproduksi

Kemudian ada juga kemoterapi. Kemoterapi adalah sebuah pengobatan sistemik yang bekerja pada seluruh tubub dengan melenyapkan sel kanker yang perkembangannya dengan cepat. Kemoterapi dapat dilakukan sebelum pembedahan atau sebelum radiasi untuk memperkecil tumor.

2. Kanker Serviks

Kanker serviks bisa diobati dengan menggunakan 3 teknologi yang berbeda yaitu pembedahan, kemoterapi dan radio terapi.

Teknologi kesehatan

Pembedahan yang digunakan untuk mengangkat rahim (histerektomi) biasanya digunakan untuk tahap awal kanker ini.

Radioterapi adalah suatu metode pengobatan dengan sinar radiasi yang digunakan untuk membunuh sel kanker.

Itulah teknologi yang bisa saya sampaikan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda. Stay safe and stay healthy.

Popular posts from this blog

Mencegah Virus Corona, Lakukanlah Ini Tiap Hari

Sekarang ini dunia sedang digemparkan dengan virus yang biasa kita kenal COVID19 atau Virus Corona. Virus ini berasal dari Wuhan, China. Namun, virus ini sekarang sudah menyebar ke berbagai negara di belahan dunia. Virus Corona sendiri sudah menyebar di berbagai wilayah di Indonesia. Per tanggal 20 Mei 2020, kasus positif Virus Corona sudah mencapai angka 19 ribu. Untuk kasus yang sembuh sudah banyak hampir mencapai angka 5 ribu. Namun, yang sangat mengecewakan adalah kesadaran orang indonesia yang masih rendah mengenai imbauan pemerintah. Pemerintah sudah mengimbau bahwa tetap menjalankan social distancing, menggunakan masker dan dilarang membuat keramaian. Masih saja kebanyakan masyarakat yang melanggar imbauan tersebut. Pemerintah sudah berjibaku menangani wabah ini dengan berbagai cara. Jika masyarakatnya tidak bisa menerapkan imbauan pemerintah sama saja masih membuat penyebaran virus ini semakin luas. Dalam masyarakat sendiri, sebenarnya ada banyak cara untuk s...

Lockdown Gak Berhasil ? Herd Immunity Bisa Jadi Alternatif

Saat ini, dunia sedang digemparkan oleh wabah yaitu COVID-19 atau yang biasa kita sebut Virus Corona. Virus ini pertama kali berada di Wuhan, China. Lalu, virus tersebut menyebar hingga di berbagai negara di belahan dunia. Salah satu negara yang terkena Virus Corona adalah Indonesia. Pada sekarang ini, kasus positif Virus Corona di Indonesia masih terbilang aktif yaitu tiap hari masih ada yang positif Virus Corona. Meskipun beberapa wilayah di Indonesia sudah ada yang menurun kasus Virus Corona. Organisasi kesehatan dunia atau yang biasa kita sebut WHO sudah menyatakn bahwa kemungkinan virus ini tidak bisa hilang di bumi. Bahkan, virus ini bisa menjadi virus endemik baru seperti HIV. "Penting untuk mengingat. Virus ini bisa menjadi endemik lain di komunitas kita dan mungkin tidak pernah hilang, " kata pakae kedaruratan kesehatan WHO, Mike Ryan, dalam pertemuan daring dan dikutip dari SCMP, Kamis (14/5/2020). Sudah hampir sebulan lebih beberapa wilayah di Ind...